Wednesday, January 18, 2006

Be Careful to a Child!



Jika anak hidup dengan kritikan, ia belajar untuk menghakimi.

Jika seorang anak hidup dengan kebencian, ia belajar kejahatan.

Jika seorang anak hidup dengan ejekan, ia belajar untuk menjadi malu.

Jika seorang anak hidup dengan dipermalukan, ia belajar untuk merasa bersalah.

Jika seorang anak hidup dengan dorongan, ia belajar keyakinan diri.

Jika seorang anak hidup dengan pujian, ia belajar untuk menghargai.

Jika seorang anak hidup dengan keadilan, ia belajar keadilan.

Jika seorang anak hidup dengan aman, ia belajar aman.

Jika seorang anak hidup dengan pengesahan, ia belajar untuk menyenangi dirinya.

Jika seorang anak hidup dengan penerimaan dan persahabatan, ia belajar untuk mengasihi dunia.



Gue nemuin tulisan itu di web-nya PEPAK (Pusat Elektronik Pelayanan Anak Kristen). Nggak ada yg mengejutkan. Gue sudah tau semuanya. Sadly, lebih dari separoh gue sudah membuktikan kebenarannya, baik di diri gue sendiri maupun di orang lain.



Aduhh, ternyata memang repot yaa gimana memperlakukan anak! Kalo sampe salah asuhaan, bisa berabee!

Ada baiknya kita tau this kind of stuff. Mau tau gunanya? Sebenarnya ada dua keuntungan jika kita memahami hal2 ini.

1. We know how to treat children (other's children or ours)

2. We know what we're made of, hihi.



Yg pertama gue sudah merasakannya sedikit. Bukan terhadap anak gue sendiri, tetapi ke anak2 yg gue ajar. Walopun mungkin gue tidak bisa mendidik mereka sampe menjadi manusia yg ideal utk menghadapi masa depan, yah at least gue berusaha utk tidak ikut menciptakan manusia yang bobrok mentalitasnya. Ajari mereka disiplin, menghargai orang lain, beri pujian, dll, dll, dll. Hati2! Even the smallest things bisa berdampak besar buat mereka! Begitu juga dengan hal2 positif kecil. Kelihatan tidak penting bagi kita untuk dilakukan, tapi sebenarnya mereka membutuhkan itu.

Sayang partner mengajar gue kurang sejalan sm gue utk hal2 ini. Dia masih kurang peka. :(



Buat yang kedua...

Hmm, masih proses nih. Yahh, kalo ada hal2 positif atau negatif yang ada di dalam diri gue, gue kurang lebih sudah tau penyebabnya. Beragam pengalaman hidup (yg besar dan kecil) yang sudah gue jalanin itulah yang tentunya menciptakan diri gue yang sekarang ini.

Cuma yang masih menjadi permasalahan gue...

Ketika sudah mengetahuinya, gimana cara mengatasinya?!? Ketika ada luka2 di masa kecil, bagaimana cara menyembuhkannya? Ternyata sekedar mengetahui belumlah cukup...

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...