Thursday, July 23, 2009

Bicara....

Detik demi detik berlalu. Menit demi menit berlalu. Beratus2 kata telah keluar dari mulutku. Terkadang datar, namun lebih sering meninggi. Matamu seringkali menatap kosong. Kepalamu seringkali menunduk ketika nada bicaraku mulai meninggi. Selintas ada rasa sesal di hatiku. Haruskah kumenyakitimu.

Aku mulai lelah. Berbicara denganmu rasanya seperti berusaha membelah angin. Sulit.Melelahkan.Tak berguna. Namun aku berusaha melupakan itu semua. Segala cara harus kuupayakan. Akhirnya kuulangi lagi.

Detik demi detik berlalu. Menit demi menit berlalu. Beratus2 kata telah keluar dari mulutku. Terkadang datar, namun lebih sering meninggi. Matamu seringkali menatap kosong. Kepalamu seringkali menunduk ketika nada bicaraku mulai meninggi. Selintas ada rasa sesal di hatiku. Haruskah kumenyakitimu.

Namun ada desir bahagia di dadaku menyaksikan keberhasilanmu. Sebuah acungan jempol dariku ternyata mampu membuatmu tersipu. Senyummu itu melenyapkan segala keraguanku. Ternyata semua ada gunanya.

Anakku, jangan menyerah. Jangan kau hiraukan kata2 para pencemooh. Semoga tetap hadir orang2 yang mau membantumu mengatasi segala kesulitan. Semoga masa depanmu bahagia.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...