Tuesday, December 09, 2008

Hati yang Terluka

Menyaksikan* sebuah penyiksaan membuat hatiku perih
Mengetahui ada orang yg menderita membuat jiwaku terluka
Jantungku pun berdebar dengan sangat kencangnya
Aliran darahku berpacu seiring dgn luapan emosiku

Suara2 itu memekakkan telingaku
Mengiris2 hatiku
Jeritan histeris seorang anak
Suara yang begitu memilukan

Suara drum di ruang sebelah tak mengapa
Suara TV tak akan membuyarkan konsentrasiku
Suara obrolan orang di sekitar jg tak akan mengganggu aktifitasku
Tapi suara itu.....

What kind of Mom is she?
Haruskah menjadi psikolog utk dpt memahami anak?
Haruskah menjadi guru utk tahu bagaimana mendidik anak?
Haruskah kehilangan sesuatu terlebih dahulu utk sadar akan rasa sayang yg dimiliki?

Kumaki dalam hati
Kumaki dengan mulut
Kurasakan kepedihannya
Dan kudoakan sepenuh hati

I hope the child would be okay...
May God bless his soul...
And he grows with a perfect heart...
No matter how hard life could be...

(* menyaksikan : Mendengar dengan telingaku, 9 Des 08, 5pm, dr jendela SMA St. Bellarminus; Jl. Lombok.)

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...