Monday, August 16, 2010

Cewek Batak : Merokok, Nyanyi Lagu Rohani

Nemuin judul "menarik" di mailing-list sebelah. Capcus ik klik dong ah. Ternyata isinya memang menarik. :)

___________________________________________________

HORAS BANGSO BATAK

Jakarta, Sabtu,14 Agustus 2010

Pengalaman Hari ini

Tadi siang muter-muter nyari makan siang. Berhubung kebanyakan warung di jalanan pada tutup, akhir saya dan teman memutuskan makan di rumah makan khas Batak alias Lapo yang cukup dikenal di Jakarta. Dengan nikmat kami memakan santapan daging yang tidak halal dalam versi panggang dan saksang.

Tiba-tiba mata saya melihat seorang cewe yang juga sedang nonkrong di laposambil makan siang. Ada kemungkinan ybs seorang boru Batak, masih muda. Ybs sambil merokok duduk dengan rekan-rekannya yang menurut pengamatan saya juga halak hita,alai nunga ama-ama.

Kemudian dia tampil mendekati sang kyboris untuk kemudian bernyanyi (kebetulandi lapo tersebut tersedia kyboard+pemain). Cukup terkejut ketika yang dinyanyikan ternyata lagurohani Kristen.

Etahe, sai adong-adong do ulahon akka anak boru saonari ate. Boa do menurut pengamatan akka dongan (pecinta sigaret/ anti sigaret/Muda Batak/ Mudi Batak/Kristen/ Muslim)?

Salam Kasih,

(name deleted by me)

________________________________________________________________

Hehe, aku jadi terkekeh2 baca e-mailnya. Persis kayak ibu2yg doyan gunjingin orang. Kesalahan yg keliatan di mata pasti langsung diikuti dgn judgement2 yg menurutku terlalu jauh. Aku nggak akan bilang merokok itu bener,but please jgn pernah cepet2 menghakimi orang lain. Begitu nemuin kesalahan orang, jari kyknya cepet bener menunjuk, seakan2 orang itu adlh mahluk paling hina yang pernah ada. :-)

Masih banyak sekali bentuk2 perilaku yg kecil maupun besar yg bisa mencoreng agama maupun suku, yg saking udah "pasaran"-nya jadi udah terlalu kita toleransi. Bisa korupsi, bisa selingkuh, atau bisa juga "cuma" kebiasaan"jam karet" yg sudah mendarah daging. Kalau dipikir2, itu kan sbnrnya salah satu bentuk tidak menghargai orang lain. Apa itu lebih baik? Nggak juga yaa kayaknya. :-)

Satu lagi, kenapa mesti digarisbawai "boru"-nya yah? Apakah kemudian bobot kesalahannya akan berkurang kalau baoa yang merokok? Hehe, hari gini jgn gender ah.

So, apapun bentuk "kesalahan"-nya, kalau bisa kita kita kasih inget scr lgsg, knp nggak? But first of all, mari berkaca, dan lakukan sesedikit mungkin perilaku yang bisa "mencoreng" agama, ras, dan kemanusiaan.

Have a nice day, dongans... :)

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...