Wednesday, September 21, 2011

Movie Therapy - Captain America

Baru kemaren nonton film "Captain America : The First Avenger".  Berbeda dengan Windo, gue bukanlah pencinta komik.  Kalau orang-orang seperti dia pasti udah tau ceritanya sebelum nonton film-nya, apalagi cerita asal muasal super power yang dimiliki oleh para superheroes tersebut.  


Ketika nonton film ini pun gue baru tahu kalau kekuatan yang dimiliki adalah sebuah 'hasil' dari mental pahlawan yang telah dia miliki.  Dia sebelumnya adalah seorang pria kecil dan berfisik lemah, lengkap dengan penyakit asma.  Dengan kondisi fisik yang tidak sempurna itu, dia memiliki keinginan yang besar untuk mengabdi bagi negaranya.  Tidak sekedar untuk membasmi orang-orang yang dianggap musuh negara, tapi lebih karena ia benci orang-orang yang berbuat jahat.  Dengan keinginannya itu, dia berkali-kali mencoba mendaftar untuk menjadi tentara dan berperang atasnama negaranya.  

Hingga suatu saat, pernyataan keinginan hatinya itu membuat dia diloloskan menjadi salah satu tentara, dan bahkan dia 'dipilih' untuk menjadi pemilik dari sebuah kekuatan super yang merupakan hasil sebuah penelitian.  Ketika ia bertanya "Why me?" sebenarnya alasannya sudah jelas.  Ketika semua orang berlomba-lomba mengandalkan kekuatan fisiknya untuk memecahkan sebuah masalah, dia berhasil memecahkan masalah tersebut dengan kecerdasan yang dimilikinya.  Ketika pria-pria bertubuh besar itu lari ketakutan dan berusaha menyelamatkan diri masing-masing ketika dihadapkan dengan sebuah ancaman, dia justru mendekati ancaman tersebut dan berusaha melindungi orang lain dengan semua yang dimilikinya.  


This is my favorite part is when the Doctor answered the Steve's "Why me?" question.  "Because a strong man, who has known power all his life, will lose respect for that power. But a weak man knows the value of strength. And knows compassion."  Ouw yeah, note that, people! 

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...