Profile

SPIDOL UNGU BIO
Name            :    Christine -oBi- Tobing
Gender         :   Female
Location       :    Jakarta, Indonesia
Interests      :   Music, Arts, Travelling, Writing, Reading, Chatting, 
                           Sharing, Movies, Psikologi, Humanity  
Educations   :   Psychology Faculty of Unika Atmajaya Jakarta
                           SD / SMP / SMUK Sang Timur
                           Piano Major of YPM Music School (1993 - 2003)
                           Vocal Major of YPM Music School (2003 - 2006) 
                           - Catharina W. Leimena
                           Vocal Major of Resonanz Music School (2010 - 2012) 
                           - Aning Katamsi
Affiliations    :   Fakultas Psikologi Unika Atmajaya
                           SD/SMP/SMA SMUK Sang Timur
                           HKBP Sudirman Jakarta
                           Batavia Madrigal Singers
                           Impromptu Singers
                           Resonanz Music Studio
Works          :    Mixed Choir of HKBP Menteng
                           Mixed Choir of GBKP Rawamangun
                           Mixed Choir of GBI Pusat Senayan
                           Resonanz Music Studio
                           Melody Music School
E-mail          :    spidol_ungu@yahoo.com
Twitter         :   @spidol_ungu                       




SPIDOL UNGU IN PERSON
Obi is a versatile singer, a versatile thinker, with versatile personality who communicates better with ‘fingers’ than ‘tongue’.  She’s a fully balanced person who easily transforms herself to put the world also in balance.  Thus, she’s always be grateful of the years spent studying psychology and teaching so many people with various ages (elementary children, teenagers, young adults, adults, and even elderly) so she could learn a lot how to empathize and able to put (or even found) herself ‘in the middle’ of everything where she can ‘see’ everything clearly.  

SPIDOL UNGU AS A MUSICIAN
Christine Tobing (Obi) – Soprano kelahiran 1980 ini memulai pendidikan musiknya dengan belajar piano klasik di Sekolah Musik Yayasan Pendidikan Musik (YPM) pada usia 10 tahun.  Di sana ia dibimbing oleh beberapa pianis handal, termasuk Adelaide Simbolon, hingga ia menyelesaikan Pre-Conservatory Level di tahun 2003.  Di tahun yang sama ia belajar vokal klasik pada Catharina W. Leimena di sekolah musik yang sama selama tiga tahun.  Menyadari bahwa minatnya terhadap musik vokal ternyata sangat besar, maka Obi berusaha untuk terus meningkatkan kemampuannya. Ia juga belajar pada beberapa penyanyi dan pendidik terkenal, seperti Sonja van Lier, Avip Priatna, Joseph K. Pantioso, Binu D. Sukaman, dan saat ini dengan Aning Katamsi.
Pada National Youth Choir Indonesia tahun 2005 penampilan solonya cukup menarik perhatian banyak orang.  Setelah itu baru kemudian ia bergabung dengan The Voices dan Batavia Madrigal Singers. Bersama Batavia Madrigal Singers dan paduan suara lain yang diikutinya ia mengikuti berbagai konser dan ajang-ajang paduan suara bergengsi. 
Bersama BMS ia mengikuti Macao Music Festival 2006, The Polyfollia International Choir Festival 2006 di Normandy, Prancis, ikut berkolaborasi dengan Orchestra Ensemble Kanazawa di Kanazawa dan Nagoya – Jepang pada tahun 2007, dan Christmas Concert bersama The Macao Orchestra di Jakarta dan Macao pada tahun 2008. Ia juga berkesempatan mengikuti berbagai kompetisi bertingkat nasional maupun internasional, seperti The 38th International Choral Contest 2006 di Tolosa, Spanyol, The Voyage of Songs 2007 di Pataya, Thailand, menduduki peringkat ke-2 di The 10th International Choir Competition Maribor 2009 di Maribor, Slovenia, serta peringkat ke-2 di International Choir Competition Arezzo 2010 di Arezzo, Italia.
Sebagai soloist, selain bernyanyi pada berbagai event, pada tahun 2008 ia tampil sebagai The Three Ladies / The Three Spirits dalam The Magic Flute (W. A. Mozart) oleh Jakarta Opera dan juga sebagai solo sopran dalam “Dixit Dominus” (G. F. Handel) bersama BMS dan Tϋbinger Kammerorchester (Germany) bulan September (2009). Tahun lalu, penampilannya bersama Octet Cantilena Singers (8 penyanyi muda dari Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Malang) di Malang dan Surabaya juga mendapat sambutan yang sangat hangat oleh para musisi di kedua kota tersebut.  Lalu pada bulan Mei yang lalu ia bersama Adi Nugroho (Tenor) pun mengadakan Resital Solo Vokal pertamanya yang berjudul “Personal Notes” di Bandung dan Jakarta, dan kembali mendapat sambutan dari para pelaku dan penikmat musik di kedua kota tersebut. 
Selain mengikuti berbagai kegiatan itu, ia menjalani hari-harinya dengan mengajar. Ia sering menjadi pengajar tamu di berbagai paduan suara yang akan mengikuti kompetisi ataupun mengadakan event, dan mengantarkan mereka menuju kemenangan. PS Pria GBKP Kampung Ambon meraih Juara 2 di Jambi (2008), dan Juara 1 di tahun 2010. Ia juga membina para soprano dari STIE Perbanas dalam mengikuti Festival Paduan Suara XXI ITB 2008 dan meraih Juara II Kategori Mixed Choir, Paduan Suara Trisakti (2008), Paduan Suara Naposobulung HKBP Suprapto yang meraih Juara II di Festival Paduan Suara Pasar Rebo 2009, Paduan Suara Bina Nusantara yang meraih Juara II The 26th Festifal Internascional de Musica de Cantonigros (2008), dan meraih Juara Umum di Praga Cantat 2010, 24th International Choir Competition and Festival di Prague, Czech Republic.
Saat ini wanita lulusan Fakultas Psikologi Universitas Katolik Atmajaya ini selain menjadi salah satu pengajar di SMP dan SMA St. Bellarminus Menteng Jakarta, ia juga rutin mengajar di beberapa paduan suara gereja (Naposobulung HKBP Sudirman Jakarta, GBKP Pulomas, dan GBI Jakarta Convention Centre), dan sekolah musik (Resonanz Music Studio dan Yamaha Music School). Ia juga masih merupakan anggota aktif dari Batavia Madrigal Singers dan Impromptu Singers.




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...